Home Bisnis 8 Aplikasi UMKM Untuk Mengembangkan Bisnis (Gratis!)
aplikasi umkm

8 Aplikasi UMKM Untuk Mengembangkan Bisnis (Gratis!)

by Titis NP

Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), terus dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya melalui aplikasi UMKM yang dikelola oleh pihak ketiga atau pihak kompeten lainnya, dengan keunggulannya masing-masing.

Penggunaan aplikasi ini, mulai menjadi sesuatu yang penting. Terutama jika ingin mengembangkan UMKM dan menjadikannya bisnis jangka panjang. Mau tahu apa saja aplikasi terbaik untuk pengembangan bisnis tersebut?

8 Aplikasi UMKM

Buat Anda yang sedang merintis UMKM, memiliki aplikasi penunjang yang tepa adalah salah satu hal utama. Berikut ini, beberapa rekomendasi aplikasi UMKM terbaik untuk digunakan.

1. Aplikasi untuk Tampilan Situs UMKM 

Ketika UMKM sudah go online, yang pertama dilihat orang tentu tampilan dari situsnya. Ketika terlihat unik, memiliki karakteristik sendiri, dan tidak pasaran maka keinginan untuk berkunjung akan lebih besar.

Untuk menunjang penampilan situs tersebut, perlu diunduh aplikasi yang menyediakan berbagai template bisnis untuk toko online atau situs yang sudah dibuat sebelumnya.

Ada banyak aplikasi UMKM, yang menyediakan grafis menarik dan template halaman situs gratis maupun berbayar. Salah satu yang bisa dipilih adalah Clip Drop, dengan interface yang mudah untuk dipahami dan fitur lengkap.

Bahkan untuk pebisnis pemula juga cocok, bisa dipakai sendiri tanpa harus hire professional lagi. Setidaknya, bisa menghemat pengeluaran di awal merintis UMKM.

2. Aplikasi untuk Menyimpan Ide dan Mengembangkannya

Punya ide untuk mengembangkan bisnis, namun tidak sempat untuk mencatat di buku. Alhasil, ide tersebut bisa saja lupa dan tak terpakai padahal sangat penting.

Untuk menghindari hal tersebut, butuh sebuah aplikasi untuk umkm yang siap menjadi tempat menyalurkan ide kapan saja dan dimana saja. 

Baca Juga  10 Ide Bisnis Franchise Makanan yang Murah dan Menguntungkan 2021

Sehingga, saat akan meeting dengan tim tinggal buka aplikasinya dan sudah terlihat poin-poin utama ide yang siap dikembangkan.

Beberapa aplikasi bisa dijadikan pilihan, seperti evernote untuk mencatat dan menginventarisir ide hingga hal-hal penting sebuah bisnis. Termasuk ketika akan berbelanja bahan baku produksi.

Ada juga aplikasi yang akan membantu melakukan analisis usaha lebih detail. Seperti Ahrefs dan Google Analytics, sangat membantu menyusun strategi bisnis ketika ingin mengembangkan sebuah usaha.

3. Aplikasi Asisten Bisnis

Asisten maksudnya disini adalah, membantu berbagai kegiatan bisnis agar terkoordinasi dengan lebih baik. Apalagi, untuk bisnis UMKM baru yang minim modal akan sangat membutuhkan aplikasi jenis ini.

Dimana tersedia berbagai fitur pendukung, seperti mengelola produk, mencatat transaksi, menerima pembayaran, dan lainnya. Satu yang pasti, semua dapat dilakukan di dalam satu aplikasi saja.

Contohnya adalah Youtap, yang menjadi asisten bisnis online. Semua kebutuhan bisnis terutama soal pengelolaan secara online disediakan, melalui fitur yang gampang dipahami.

4. Aplikasi Promosi dan Transaksi

Untuk mempromosikan bisnis sekaligus menerima order produk dengan mudah, juga sangat dibutuhkan aplikasi pendukung. Sehingga ,untuk terhubung langsung dengan konsumen melalui kontak telepon tidak lagi ribet karena semua ada di dalam sebuah aplikasi saja.

Salah satu contoh aplikasi UMKM yang cukup banyak digunakan adalah, Whatsapp for Business. Anda bisa mengelola UMKM melalui toko online, yang terpasang pada aplikasi tersebut.

Sekaligus membuat katalog barang, lengkap dengan harga dan deskripsinya. Kemudian secara otomatis akan dikenali oleh kontak telepon yang sudah menyimpan nomor WA bisnis tersebut.

Ini akan sangat memudahkan, ketika mau melakukan promosi atau broadcast message. Tinggal manfaatkan pengaturan pada aplikasi, untuk melakukannya kapanpun hal tersebut dibutuhkan.

5. Aplikasi Manajemen Marketing Online

Satu aplikasi untuk bisnis UMKM menghubungkan semua media sosial, ketika akan melakukan promosi akan sangat membantu proses marketing online. Ketimbang harus melakukan promosi satu persatu, di setiap media sosial milik pebisnis.

Baca Juga  15 Cara Mendapatkan Modal Usaha Untuk Bisnis Kecil Menengah

Saat ini, ada aplikasi yang bisa melakukan hal tersebut namanya Mailchimp. Pemilik UMKM bisa menggunakannya untuk mengirim broadcast message, ke semua media sosial dalam satu kali kirim saja.

6. Aplikasi Jualan Online

Ketika banting stir ke bisnis online, namun modal terbatas ternyata tidak akan menjadi persoalan besar. Tinggal memanfaatkan aplikasi jualan online atau sering juga disebut marketplace, sebagai media membangun UMKM secara online tanpa bayar mahal.

Saat ini bermunculan banyak marketplace, yang menyediakan kemitraan dengan UMKM. Dimana sistemnya adalah, UMKM boleh membuka lapak online di situs mereka dengan syarat dan ketentuan masing-masing.

Sistem aplikasi sudah ada, konsumen juga sudah tersedia. Tinggal mendaftar, lalu isi lapak dengan foto dan deskripsi produk hingga harga. Jika punya uang lebih, bisa membayar iklan yang disediakan untuk bisa tampil di halaman utama pencarian.

Beberapa aplikasi UMKM yang bisa dipilih diantaranya adalah Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Lazada, Blibli, dan masih banyak lagi. Masing-masing marketplace tersebut sudah punya banyak mitra UMKM, yang berhasil sukses meraup banyak untung.

Aplikasi ini, juga sangat membantu ketika pebisnis pemula ingin mengembangkan bisnis namun terbentu dengan modal. 

Ketika modal minim, juga bisa memanfaatkan gadaikendaraan.com. Salah satu situs, dengan kemudahan transaksi peminjaman uang sebagai modal usaha. Prosesnya mudah dan cepat, cukup dengan memberikan jaminan surat resmi kendaraan.

Selanjutnya, Anda bisa mendapatkan dana segar lewat proses gadai dan memanfaatkan dana tersebut sebagai tambahan modal ketika ingin mengembangkan UMKM agar lebih maju dan bertahan lama.

7. Aplikasi Transaksi Jual Beli

Jika ingin transaksi jual beli tercatat dengan baik, disamping pembukuan manual yang dilakukan. Pebisnis UMKM, juga bisa memanfaatkan aplikasi umkm gratis yang tepat dan menyediakan sistem transaksi jual beli.

Baca Juga  10 Rekomendasi Usaha Unik di Desa Modal Kecil Menguntungkan Bagi Pemula

Salah satu aplikasi pilihan adalah Majoo, memungkinkan pebisnis untuk memiliki sistem pembayaran elektronik. Memudahkan konsumen yang mau belanja, tanpa harus bayar manual melalui teller bank atau antri di mesin ATM.

Aplikasi ini, juga menyediakan berbagai informasi terkait bisnis yang dapat dimanfaatkan pemilik UMKM. Supaya konsumen dicerdaskan oleh toko mereka, bukan sekedar berbelanja produk tertentu saja.

Dengan begitu, konsumen akan merasa lebih puas dan tidak ragu untuk berbelanja lagi di lain kesempatan.

8. Aplikasi QRIS

Saat ini, metode pembayaran pakai kode QRIS semakin banyak dipakai oleh pebisnis online. Hal tersebut, tidak lepas dari keamanan transaksi bayar lebih terjaga dan singkatnya proses bayar ketimbang cara lain.

Jika ingin memiliki lapak UMKM online dengan teknologi kekinian, maka perlu diunduh aplikasi UMKM dan dijadikan salah satu bagian dari layanan transaksi pembayaran.

QRIS juga memungkinkan konsumen untuk tersinkronisasi dengan berbagai dompet digital yang sudah terdata dan lolos verifikasi Otoritas Jasa Keuangan.

Proses kerja aplikasi ini saat transaksi bayar adalah, konsumen bisa langsung membuka aplikasi tersebut ketika mau bayar di kasir offline. Kemudian, masukkan nominal bayar dan pilih metode bayar yang diinginkan apakah pakai rekening bank atau dompet digital.

Tidak perlu bawa uang cash lagi, cukup manfaatkan aplikasi ini. Namun, memang harus dipastikan bahwa di dalam rekening atau e-wallet tersedia dana yang cukup untuk melakukan transaksi pembayaran.

Delapan jenis aplikasi UMKM di atas, sepertinya perlu untuk dimiliki seorang pebisnis. Apalagi, jika memang mau mengembangkan usaha ke daerah lain atau ke bidang bisnis lain. Dengan memilih aplikasi tepat, akan menunjang umur bisnis yang lebih panjang.

Related Posts