Home Asuransi Tips Memilih Asuransi Kesehatan Terbaik dan Rekomended
asuransi kesehatan terbaik

Tips Memilih Asuransi Kesehatan Terbaik dan Rekomended

by Titis NP

Mengingat bahwa saat ini sudah ada begitu banyak perusahaan asuransi kesehatan terbaik di tanah air yang menawarkan berbagai pilihan paket asuransi, kebijakan, dan fitur yang berbeda, mungkin dapat membingungkan bagi sebagian orang.

Karena tak ingin ribet dan membuat waktu, banyak orang yang mendaftar asuransi kesehatan secara gegabah tanpa mempertimbangkan sejumlah hal penting seperti kebutuhan, premi, rating perusahaan, dan sebagainya. Membeli tanpa mempertimbangkan inilah yang harus dihindari. 

Tips Memilih Asuransi Kesehatan

  • Pertimbangkan Kondisi Kesehatan

Ada banyak pilihan paket asuransi kesehatan yang menyediakan ganti rugi terhadap berbagai masalah kesehatan, seperti biaya ambulans, ganti rugi biaya rawat inap, biaya penyakit kronis, tunjangan untuk ibu hamil, biaya perawatan rawat jalan, dan sebagainya. 

Pilihlah paket atau jenis yang paling sesuai dengan kebutuhan masing-masing, dan mungkin juga untuk setiap anggota keluarga di rumah ingin didaftarkan asuransi kesehatan.

Agar tidak merugi di kemudian hari karena telah salah memilih paket asuransi kesehatan, pertama cek dulu kondisi kesehatan diri sendiri dan pertimbangkan paket mana yang kira-kira paling cocok dengan kondisi kesehatan tersebut. Pertimbangkan juga usia dan gaya hidup.

Orang yang memiliki satu atau lebih kondisi medis yang memerlukan perawatan berkelanjutan, seperti diabetes atau penyakit jantung, dapat memilih paket asuransi yang menanggung biaya rawat inap. 

Sedangkan untuk orang dengan kondisi kesehatan cukup baik (tidak memiliki penyakit serius), tapi mungkin mudah sakit ringan seperti flu, batuk, diare, migrain, atau lainnya, disarankan untuk memilih asuransi kesehatan jenis rawat jalan. 

Baca Juga  Investasi Syariah: Pengertian, Cara Kerja dan Jenis Investasi Syariah Terbaik

banner dana darurat gadai kendaraan

  • Jangan Gegabah

Jika ada teman, saudara, tetangga, atau kenalan lain yang merekomendasikan suatu perusahaan atau jenis asuransi tertentu, jangan gegabah untuk langsung ikut mendaftar. Ingat bahwa cocok atau baik untuk orang lain belum tentu cocok untuk diri sendiri. 

Bahkan ketika orang tersebut menyebutkan seluruh kelebihan dari perusahaan atau jenis asuransi kesehatan yang ditawarkan tadi, cek dulu apakah hal tersebut benar dan tidak dilebih-lebihkan. Cari tahu apakah memang cocok dengan diri sendiri atau tidak.

  • Bandingkan Satu Perusahaan dengan Perusahaan Lain

Bandingkan jenis paket yang sudah dipilih dari 2-3 perusahaan berbeda. Bandingkan manfaat yang ditawarkan, apakah sama atau berbeda. Melakukan perbandingan seperti ini akan sangat membantu untuk menemukan satu perusahaan yang paling tepat. 

  • Utamakan Fleksibilitas

Saat membeli polis asuransi kesehatan, pastikan untuk memilih perusahaan asuransi yang fleksibel, jadi jika suatu saat ingin menambahkan anggota, maka bisa cepat disetujui dan prosesnya tidak ribet atau lama.

Misalnya saat anggota keluarga tertua meninggal dunia (kakek atau nenek), atau anggota keluarga sudah tidak memenuhi syarat asuransi, maka anggota keluarga lain bisa didaftarkan asuransi dalam jenis yang sama untuk selanjutnya mendapat fasilitas yang sama seperti pemegang polis sebelumnya.

  • Baca Rincian yang Ditawarkan

Baca dengan perlahan setiap kata dan kalimat yang tertera di dalam daftar fasilitas asuransi dari jenis yang sudah dipilih tadi. Mungkin ada faktor tersembunyi seperti sub-batas, masa tunggu, dan sebagainya yang cenderung dilewatkan banyak orang saat membacanya. 

Pastikan untuk memahami setiap kalimat di dalamnya dan tanyakan jika memang ada yang kurang jelas atau belum dimengerti. Pastikan juga untuk membaca semua syarat dan ketentuan. 

Hal yang terlihat sepele ini untuk memastikan bahwa pemegang polis (dan anggota keluarga yang didaftarkan, jika ada) tidak akan menghadapi masalah apapun di masa depan.

  • Minta Simulasi Premi dan Sesuikan dengan Kemampuan

Jangan lupa untuk meminta simulasi dengan detail perhitungan yang jelas kepada agen asuransi. Setelah mengetahui jumlah premi, pertimbangkan dengan baik apakah pemasukan yang ada setiap bulan dapat digunakan untuk membayar premi tersebut beserta kebutuhan bulanan lainnya atau tidak.

Baca Juga  Mengenal Cryptocurrency, Jenis dan Cara Kerjanya

Baca Juga : Cara Mudah Hitung Premi Asuransi Mobil

  • Cek Total Biaya Maksimum yang Harus Dibayar

Selain premi asuransi, beberapa perusahaan asuransi biasanya membebankan sejumlah biaya tambahan lain (seperti biaya admin, coinurance, deductible, dan sebagainya) kepada pemegang polis.

Jadi, jangan lupa untuk meminta rincian biaya lain tersebut dan hitung jumlah totalnya. Pertimbangkan apakah jumlah tersebut adalah angka yang mampu untuk ditanggung setiap bulan.

  • Cek Premi Tahunan, Bukan Hanya Premi Bulanan

Banyak pemohon polis asuransi yang hanya fokus pada premi bulanan tanpa memperhatikan hal-hal seperti deductible atau lainnya. Beberapa perusahaan asuransi kadang memberikan harga lebih murah untuk biaya tahunan daripada bulanan.

  • Beli Asuransi Sedini Mungkin

Jangan tunggu hingga usia paruh baya atau bahkan sudah pensiun untuk membeli asuransi. Sebaliknya, asuransikan kesehatan diri sedini mungkin, dan waktu terbaik adalah awal usia 20 tahun.

Jika membeli paket asuransi kesehatan saat berusia muda, pemegang polis bisa mendapatkan perlindungan yang jauh lebih tinggi, namun dengan premi yang rendah. Jika mendaftar saat sudah berusia 50-an tahun ke atas, maka preminya akan lebih mahal karena para orang tua biasanya lebih rentan sakit.

Daftar Perusahaan Asuransi Kesehatan Terbaik di Indonesia

Gunakan delapan tips di atas saat membeli asuransi kesehatan untuk diri sendiri dan keluarga. Jika masih bingung harus memilih perusahaan asuransi apa, berikut adalah beberapa yang paling rekomended:

  • PT Asuransi Cigna (Cigna Indonesia) 

Perusahaan asal Amerika Serikat ini memiliki varian asuransi kesehatan untuk perorangan dan keluarga. Salah satu jenis yang ditawarkan adalah Cigna Proteksi Sehat yang manfaatnya meliputi biaya rawat inap Rp 300.000 – Rp 1.500.000/hari, biaya bedah Rp 3.000.000 – Rp 15 .000.000, dan biaya ambulans.

  • AXA Mandiri

Selain menyediakan asuransi kendaraan, AXA Mandiri juga memiliki asuransi kesehatan yang bisa mengganti biaya rawat inap, rawat jalan, pemakaman karena kecelakaan, santunan kematian, dan santunan cacat permanen.

  • Prudential 

Rekomendasi asuransi kesehatan berikutnya adalah PRUPrime HealthCare yang termasuk premium, karena berasal dari salah satu perusahaan asuransi terbesar yakni Prudential. Sudah ada sejak 1995, PRUPrime HealthCare bisa memberikan pertanggungan kesehatan hingga usia 85 tahun. 

Baca Juga  7 Investasi yang Cocok Untuk Milenial yang Menguntungkan

Biaya rawat inap yang bisa diganti juga termasuk tinggi yaitu hingga Rp 8.000.000 per hari. Ada juga penggantian biaya dokter spesialis, limit tahunan Rp1,5 miliar, dan polis ini berlaku tak hanya di dalam tapi juga luar negeri kecuali Amerika Serikat.

  • Lippo General Insurance

Perusahaan asuransi yang sudah ada sejak 1963 ini menyediakan paket asuransi keluarga dan individu dengan usia mulai dari 0 – 60 tahun. Ada sekitar 884 rumah sakit yang menjadi mitra perusahaan ini, sehingga pemegang polis bisa melakukan klaim dengan mudah dimana saja.

  • Chubb Life 

Chubb Life termasuk salah satu perusahaan asuransi kesehatan yang bagus dan murah, karena menawarkan premi mulai dari 160-an ribu per bulan. Perusahaan ini juga menawarkan pengembalian premi hingga 50% pada tahun ketiga, dan 50% lagi setelah tahun kelima.

  • BRI Life 

Tak hanya pertanggungan biaya rawat jalan dan inap, BRI Life juga bisa menawarkan pertanggungan ICU, pembedahan, dan memiliki layanan konsultasi online gratis dengan dokter.

Biaya perawatan medis yang semakin mahal setiap tahun dan sakit yang bisa datang kapan saja menjadi salah satu faktor utama untuk memiliki asuransi kesehatan sejak usia muda. Adapun jenis dan perusahaan asuransi kesehatan terbaik akan tergantung pada kebutuhan masing-masing orang.

Related Posts