Home Investasi Binance vs Indodax: Aplikasi Mana yang Cocok bagi Pemula?
binance vs indodax

Binance vs Indodax: Aplikasi Mana yang Cocok bagi Pemula?

by Titis NP

Binance dan Indodax merupakan dua broker cryptocurrency exchange paling populer saat ini. Tidak heran apabila keduanya selalu dijadikan opsi pertimbangan oleh trader pemula. Lantas, antara Binance vs Indodax, manakah broker yang paling cocok untuk pemula?

Baik Binance maupun Indodax, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Meskipun begitu, tentu ada salah satu dari kedua broker tersebut yang lebih cocok digunakan oleh pemula. Apalagi, trading cryptocurrency sudah merupakan suatu hal kompleks untuk dipelajari.

Review Singkat Tentang Binance vs Indodax

Coin Market Cap & Coin Gecko memilih Binance sebagai platform cryptocurrency exchange terbesar di dunia. Melalui aplikasi resminya yang dapat diunduh di Play Store, Binance telah diunduh oleh lebih dari 50 juta pengguna smartphone berbasis Android dari berbagai belahan dunia.

Binance menyediakan 180+ mata uang kripto yang dapat diakses dengan berbagai perangkat. Selain itu, aplikasi besutan Binance Inc juga menghadirkan berbagai fitur lengkap namun dengan desain UI user friendly. Jadi tidak heran kalau jumlah pengguna aplikasi ini sangat banyak.

Cryptocurrency Exchange Binance telah beroperasi sejak tahun 2017 dan berhasil menjadi salah satu platform kripto paling aman di dunia, memiliki likuiditas tinggi, serta bisa diakses di berbagai negara.

Baca Juga  10 Sekuritas Terbaik di Indonesia, Aman untuk Investor Pemula

Selanjutnya, ada PT Indodax Nasional Indonesia atau Indodax yang sudah eksis sejak tahun 2014. Perusahaan berbasis teknologi ini menyediakan platform jual beli aset digital terbesar di Indonesia.

Saat ini Indodax telah hadir dalam versi yang handy dalam bentuk aplikasi online. Sekarang jumlah trader yang telah bergabung dengan aplikasi Indodax telah mencapai jumlah 2 jutaan.

Dari segi kuantitas angka tersebut, memang masih jauh dibawah Binance. Namun, dari review yang ditinggalkan pengguna, sebagian besar merasa puas bertransaksi kripto di Indodax.

Kelebihan dan Kekurangan Binance

Perbedaan Binance vs Indodax terletak pada kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh masing-masing platform. Untuk lebih jelasnya, disini akan dibahas tentang keunggulan serta kelemahan dari broker ternama Binance. Informasi detailnya bisa langsung dilihat di bawah ini:

1. Kelebihan Binance

Selain mengusung fitur-fitur mumpuni untuk memanjakan penggunanya. Aplikasi cryptocurrency exchange ini juga menawarkan keunggulan lain, di antaranya adalah:

A. Aman

Seperti dalam slogannya, keamanan adalah prioritas utama Binance. Dalam menjaga aset kripto milik tradernya, Binance menggunakan proteksi Secure Asset Fund for Users (SAFU).

B. Bursa Kripto Terbesar di Dunia

Binance merupakan bursa kripto terbesar di dunia dengan ragam fitur perdagangan aset digital. Saat ini, Binance telah terintegrasi TokoCrypto Indonesia. Jadi, trader lebih mudah dalam mengakses beragam fitur Binance karena bisa dilakukan melalui TokoCrypto.

C. Tersedia Berbagai Macam Pilihan Mata Uang

Banyaknya opsi mata uang yang ditawarkan Binance memang menjadi salah satu keunggulan bursa kripto ini. Trader bisa melakukan transaksi Bitcoin, ChainLink, Ethereum, Rune, SHIB, dan sebagainya. Boker ini juga memiliki blockchain yang dikenal sebagai BSC atau Binance Smart Chain.

D. Opsi Produk Bergam

Trader dapat menemukan hampir semua produk finansial di platform Binance, mulai dari future hingga spot kripto. Pilihan produk yang beragam ini menjadi keuntungan bagi trader karena dapat menginvestasikan dana secara fleksibel sehingga risiko kerugian trading bisa diminimalisir.

Baca Juga  9 Cara Membeli Saham di IPOT bagi Pemula (Terlengkap!)

E. Mendapatkan Bunga dari Tabungan Kripto

Selain trading, trader bisa mendapatkan penghasilan lebih dengan Binance Savings & Staking. Menabung di tabungan Binance memungkinkan trader mendapat tambahan suku bunga di atas 5% dalam bentuk mata uang USD.

F. Tersedia Platform untuk Pemula

Bagi trader pemula yang masih dalam tahap belajar trading, maka tidak perlu khawatir. Sebab Binance menyediakan platform mode khusus untuk beginners yang didesain dengan antarmuka sederhana. Jadi, di Binance terdapat dua pilihan mode, yaitu Pro dan Lite.

G. Mengirim dan Menerima Kripto Secara Instan

Pengguna bisa dengan mudah mengirim atau menerima kripto dari keluarga dan teman melalui dompet Binance. Pengiriman instan dilakukan dengan kode QR.

H. Fitur Lengkap

Binance hadir dengan fitur trading cukup simple namun lengkap, beberapa fitur unggulannya antara lain adalah, Analisa Chart, Stop Loss, Short Selling, One Cancels the Others, dan sebagainya.

2. Kekurangan Binance

Apa saja kekurangan Binance? Berikut jawaban selengkapnya:

A. Tidak Memiliki Izin dari BAPPEBTI

Hingga saat ini, Binance belum memiliki izin resmi dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Hal tersebut pula yang membuat Kominfo memblokir akses ke Binance. Namun, trader tetap dapat menggunakan Binance di Indonesia menggunakan aplikasi VPN.

B. Deposit Tidak Dapat Ditransfer ke Bank

Melakukan deposit uang Rupiah di Bianance tidak bisa dilakukan dengan cara transfer ke bank pengguna. Opsi yang ditawarkan hanya transfer mata uang kripto dari bursa lain atau P2P.

Kelebihan dan Kekurangan Indodax

Binance vs Indodax, mana yang lebih cocok dipilih oleh trader pemula? Cari tahu jawabannya dengan memahami kelebihan serta kekurangan Binance dan Indodax. Di bawah ini merupakan informasi terlengkap seputar keunggulan dan juga kelebihan dari broker ternama Indodax:

1. Kelebihan Indodax

Berikut ini adalah keunggulan Indodax yang wajib diketahui calon trader:

A. Telah Terdaftar di BAPPEBTI

Bursa kripto yang dimiliki PT Indodax Nasional Indonesia ini telah resmi terdaftar di BAPPEBTI sebagai Calon Pedagang Fisik Aset Kripto sesuai dengan Pengumuman No.331/BAPPEBTI.4/PENG/04/202.

Baca Juga  6 Jenis Asuransi Kesehatan dan Manfaat Memilikinya

B. Perdagangan Tanpa Batas

Platform Indodax hadir dengan ragam fitur handal dan antarmuka yang user friendly. Di Indodax juga tersedia berbagai aset kripto yang memungkinkan pengguna untuk berinvestasi, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Beberapa fitur trading andalan Indodax antara lain adalah, Instant Order, Limit Order, dan Stop Order. Jadi, trader bisa melakukan kegiatan trading tanpa perlu khawatir saat harga aset kripto turun.

C. Tersedia Berbagai Opsi Aset Cryptocurrency

Indodax menyediakan lebih dari 110 mata uang kripto yang bisa diperdagangkan. Dengan begitu, trader tidak perlu fokus pada jual beli digital currency, seperti Bitcoin dan Ethereum saja.

2. Kekurangan Indodax

Indodax juga memiliki beberapa kekurangan yang akan dibahas di bawah ini:

A. Proses Verifikasi Tidak Mudah

Verifikasi KYC di platform Indodax membutuhkan waktu cukup lama. Oleh sebab itulah, tidak perlu terkejut saat mengalami kegagalan dalam verifikasi. Coba lagi sampai berhasil.

B. Keamanan Rendah

Meskipun Indodax telah terdaftar di BAPPEBTI. Namun, sistem keamanan aplikasi bisa dikatakan rendah karena proteksi yang diterapkan hanya PIN.

C. Minimal Deposit Tinggi

Di antara broker cryptocurrency exchange yang ada, Indodax menerapkan minimum deposit paling tinggi, yakni Rp500.000. Hal ini tentu akan memberatkan sebagian calon trader.

D. Tarif Mahal

Penerapan tarif/fee di Indodax terbilang mahal. Untuk pembelian atau penjualan aset digital misalnya, tarifnya mencapai 0,3%. Sedangkan biaya penarikan saldo adalah 0,5% dengan anggaran minimal Rp25.000. Untuk transfer virtual account, biayanya 1%.

Binance vs Indodax, mana yang lebih direkomendasikan untuk trader pemula? Secara umum, Binance unggul dari segi fitur dan opsi mata uang yang beragam. Sedangkan Indodax lebih aman digunakan oleh masyarakat Indonesia karena telah berstatus legal dan terdaftar di BAPPEBTI.

Related Posts