Home Leasing Bunga Leasing Mobil Per Tahun & Cara Menghitungnya (Lengkap!)
bunga mobil leasing

Bunga Leasing Mobil Per Tahun & Cara Menghitungnya (Lengkap!)

by Titis NP

Bunga leasing mobil biasanya ditawarkan oleh bank untuk para nasabahnya yang ingin membeli mobil dengan pembayaran kredit. Bunga leasing mobil ini dapat juga diperkirakan dengan beberapa cara perhitungan yang benar. 

Dalam prakteknya, bunga leasing mobil per tahun ini bisa dihitung untuk pembelian mobil bekas maupun baru dengan pembayaran kredit. Sebelum membayar kredit per bulannya, nasabah akan diminta untuk membayar uang muka atau DP yang sudah ditentukan sebelumnya. 

Cara Menghitung Bunga Leasing Mobil Per Tahun 

Agar dapat menyesuaikan dengan keuangan, penting sekali untuk menghitung bunga leasing mobil yang akan dibeli. Perhitungan tersebut nantinya akan berguna untuk mengambil keputusan mobil mana yang sebaiknya dibeli dan sesuai dengan budget. Berikut ini adalah cara yang bisa digunakan untuk menghitung bunga leasing mobil terendah

1. Tentukan Besar DP yang diinginkan 

Setiap bank atau lembaga yang menyediakan pembayaran kredit untuk pembelian mobil pasti memiliki aturan masing-masing mengenai besarnya uang muka atau DP. Biasanya DP dibayarkan sekitar 15-30%. 

Berikut ini adalah simulasi contoh perhitungannya: 

Harga sebuah mobil A sebesar Rp300.000.000,00 dan sebuah bank atau lembaga menetapkan uang muka sebesar 30% maka uang muka yang dibayarkan sebesar: 

Baca Juga  10 Keunggulan Mengandalkan Pinjaman tanpa Bunga

Jumlah uang muka yang dibayarkan = 30% Rp300.000.000,00 = Rp90.000.000,00. 

2. Hitung Jumlah Pokok Kredit 

Jika sudah mengetahui berapa besaran jumlah uang muka, bisa lanjut untuk menghitung besaran jumlah pokok kredit yang harus dibayar kemudian. Cara menghitungnya juga cukup mudah, hanya perlu kurangi total harga mobil dengan jumlah uang muka yang harus dibayarkan. 

Berikut ini adalah simulasi contoh perhitungannya: 

Jumlah pokok kredit = Total harga mobil – jumlah uang muka

Rp300.000.000,00 – Rp90.000.000.000,00 = Rp210.000.000,00. 

3. Hitung Tarif Suku Bunga 

Setelahnya, hitung berapa  bunga leasing mobil yang akan dibayar nantinya. Cara menghitungnya juga cukup mudah, yaitu jumlah pokok kredit dikalikan dengan tarif bunga yang telah ditentukan dan masa tenor yang disepakati dengan pihak lembaga atau bank yang dipilih. 

Berikut ini adalah contoh perhitungannya: 

Mobil A dicicil dengan suku Bunga sebesar 8% dan tenor kredit selama 4 tahun atau 48 bulan. Maka besar tarif bunga yang nantinya dibayarkan adalah sebagai berikut: 

Suku bunga = 8%.

Masa Tenor kredit = 4 tahun.

Tarif bunga = Pokok kredit x Bunga x Masa Tenor Kredit 

= Rp210.000.000,00 x 8% x 4 tahun

= Rp67.200.000.000,00

4. Hitung Jumlah Cicilan Per Bulan 

Setelah mengetahui besarnya uang muka, jumlah pokok kredit dan suku bunga yang harus dibayarkan di atas, lanjut untuk menghitung berapa jumlah angsuran yang harus dibayarkan tiap bulannya. Berikut ini adalah cara untuk menghitungnya: 

Cicilan per bulan = (Pokok Kredit + Bunga) : Masa tenor kredit dalam bulan

= (Rp210.000.000,00 + Rp67.200.000,00) : 48 

= Rp5.775.000,00

5. Tambah Biaya Administrasi dan Asuransi 

Perhitungan pembayaran kredit mobil masih harus ditambahkan dengan biaya administrasi dan juga asuransi dalam tiap cicilan. Besaran biaya administrasi dan asuransi ini tentu saja berbeda-beda tiap bank atau lembaga keuangan. Berikut ini adalah contoh perhitungannya: 

Untuk pembelian mobil dengan pembayaran kredit ada biaya administrasi selama 4 tahun sebesar Rp2.500.000,00 dan juga asuransinya sebesar Rp9%. 

Baca Juga  11 Simulasi dan Cicilan Harga Kredit Mobil Avanza Terbaru (Wajib Dicek!)

Tarif asuransi untuk 4 tahun adalah : 

Tarif asuransi = 9% x total harga mobil 

= 9% x Rp300.000.000,00

= Rp27.000.000,00

 

Dengan begitu, total pembayaran kredit yang harus dibayarkan pada bulan awal adalah: 

Uang muka + biaya asuransi + cicilan untuk bulan pertama + biaya untuk administrasi 

= Rp90.000.000,00 + Rp27.000.000,00 + Rp5.775.000,00 + Rp2.500.000,00 

= Rp125.275.000,00

 

Tips Memilih Penyedia Bunga Leasing Mobil 

Untuk melakukan pembayaran mobil dengan kredit dibutuhkan bank atau lembaga yang menangani hal tersebut. Oleh karena itu, perhatikan lagi dalam memilih bank atau lembaga yang menjadi penyedia kredit mobil yang akan dibeli. Berikut ini adalah tips untuk memilih penyedia bunga leasing mobil bekas atau baru: 

1. Susun Kriteria Penyedia Produk 

Pastikan untuk memiliki lembaga atau bank keuangan yang sesuai dengan kriteria dan kebutuhan dalam pembayaran kredit mobil yang diinginkan. Susunlah kriteria tersebut mulai dari uang muka dan bunga yang ditawarkan hingga biaya-biaya lain. 

2. Lakukan Survey Kecil-kecilan

Lakukan survey kecil-kecilan dari beberapa bank atau lembaga keuangan yang masuk dalam kriteria. Tidak perlu lakukan survey yang menyeluruh, hanya cari tahu hal-hal penting yang dibutuhkan. Survey juga bisa dilakukan dengan mencari informasi melalui internet atau menghubungi customer service yang mereka sediakan. 

3. Pilih Penyedia dengan Kredibilitas yang Baik 

Salah satu tips untuk memilih bank atau lembaga keuangan yang menyediakan pembayaran kredit bunga leasing mobil adalah dengan memilih penyedia yang memiliki kredibilitas dan reputasi yang baik. Hal ini sangat penting dikarenakan pembayaran kredit termasuk dalam keuangan dan bisa menjadi hal yang serius. 

4. Cari Penyedia Bank atau Lembaga yang Fleksibel 

Selanjutnya, pastikan untuk mencari bank atau lembaga keuangan yang fleksibel terkait jangka waktu pembayaran. Cermati lagi fitur-fitur yang mereka sediakan agar bisa mempermudah pembayaran cicilan di kemudian hari. 

5. Pilih Penyedia Bank atau Lembaga yang Memiliki Simulasi Kredit 

Tips yang lainnya adalah dengan memilih penyedia bank atau lembaga yang memiliki simulasi kredit sehingga tidak perlu menghitung dengan manual. Dengan adanya simulasi tersebut, bisa memperhitungkan pembayaran kredit dengan lebih tepat nantinya sehingga akan lebih menguntungkan. 

Baca Juga  Contoh Surat Keterangan BPKB Masih di Leasing (Lengkap)!

6. Pilih Penyedia yang Menawarkan Proses Pembayaran Mudah

Pembayaran kredit akan dilakukan tiap bulan dengan tanggal yang pasti. Untuk mengatasi pembayaran tetap lancar pastikan untuk memilih bank atau lembaga keuangan yang memiliki pembayaran dengan mudah dan bisa dilakukan melalui online. 

7. Jangan Fokus Pada Satu Bank atau Lembaga Saja 

Saat ini ada banyak bank atau lembaga keuangan yang menawarkan proses pembayaran kredit mobil dengan persyaratan yang mudah. Oleh karena itu, janganlah fokus untuk mengetahui satu bank atau lembaga saja. Pastikan untuk memilih beberapa bank atau lembaga keuangan lalu pilih yang sesuai dengan kebutuhan dan budget. 

8. Perhitungkan Semua Komponen Biaya 

Pastikan untuk tidak fokus dalam besarnya cicilan kredit per bulan tetapi masukkan juga biaya-biaya lain yang harus diperhitungkan dalam pembayaran cicilan nantinya. Pembayaran lain, seperti biaya administrasi, asuransi dan lain sebagainya. 

9. Lakukan Negosiasi Bunga 

Biasanya bank atau lembaga keuangan memberikan jumlah suku bunga yang pasti tetapi ada juga bank atau lembaga yang masih bisa dinegosiasikan suku bunga yang harus dibayar. Manfaatkan hal tersebut untuk mendapatkan suku bunga yang rendah dan terbaik. 

10. Tambahkan Uang Muka Jika Ada Dana Berlebih 

Jika ada dana berlebih gunakanlah untuk membayar uang muka. Hal tersebut dapat berguna agar nantinya cicilan yang dibayarkan per bulan bisa lebih rendah dan ringan. 

Jika membutuhkan dana dengan cepat untuk pembayaran cicilan pertama bunga leasing mobil baru bisa coba melalui gadaikendaraan.com. Disana terdapat syarat pengajuan yang mudah dan proses pencairan dana lebih cepat dibandingkan dengan tempat lainnya.

Related Posts