Home Leasing 5 Kredit Motor Tanpa BI Checking (Mudah Tanpa Ribet!)
kredit motor tanpa bi checking

5 Kredit Motor Tanpa BI Checking (Mudah Tanpa Ribet!)

by Titis NP

BI checking adalah informasi historis yang berisi catatan lancar atau tidaknya pembayaran kredit seseorang. BI checking ini sangat penting. Tapi, ada juga orang yang menganggapnya rumit saat ingin mengajukan pembiayaan sehingga mencari kredit motor tanpa BI checking.

Sebenarnya apakah bisa kredit motor tidak membutuhkan BI checking? Calon konsumen yang ingin kredit motor tentu harus memahami info mengenai kredit ini secara lengkap. Pahami dulu kelebihan dan kekurangannya.

Daftar Leasing Motor Tanpa BI Checking

Ada banyak yang ingin tahu, apa saja leasing atau lembaga kredit yang menerima kredit tanpa harus adanya BI checking terlebih dahulu. Sebenarnya, sulit untuk mencari lembaga leasing motor yang memang tanpa BI checking. 

Salah satu solusinya adalah menggunakan KTA dari pinjaman online. Berikut ini beberapa daftar leasing atau kredit motor tanpa BI checking, yaitu:

1. Koinworks

Koinwork adalah platform P2P yang dapat memberikan pinjaman tanpa butuh jaminan dan biasanya dipakai untuk keperluan usaha, kesehatan, dan atau pendidikan. Jumlah plafon untuk kredit Koinworks yaitu mulai Rp10 juta sampai dengan 100 juta. Tenor paling kecil yang dimiliki adalah 6 bulan.

2. TunaiKita

Jika mencari daftar leasing tanpa adanya BI checking atau pinjaman online, maka TunaiKita bisa dijadikan salah satu pilihan. TunaiKita memiliki keunggulan berupa registrasi yang cepat dan kemungkinan gagalnya terbilang kecil.

3. Modalku

Modalku adalah sebuah platform P2P yang menghubungkan antara peminjam dan orang yang memberikan pinjaman. Fokus dari Modalku yaitu memberikan pinjaman UKM dan SME atau pengusaha kecil dan menengah.

Baca Juga  8 Daftar Pinjaman Uang 20 Juta Tanpa Jaminan (Mudah!)

4. RupiahPlus

RupiahPlus adalah platform pinjaman tanpa agunan (KTA) dengan nominal yang berkisar Rp600 ribu sampai Rp1,2 juta. Tenor pinjamannya yaitu 7 sampai 14 hari.

5. Dana Cepat

Dana Cepat adalah platform pinjaman yang dapat dilakukan menggunakan ponsel. Minimum plafon pinjaman yang ditawarkan adalah Rp1 juta. Perlu diketahui bahwa tenor maksimalnya adalah 14 hari. Nasabah harus bisa mengembalikan uang serta pokok dan bunga.

 

Informasi Mengenai Leasing Motor

Leasing motor atau kredit motor merupakan pinjaman pembiayaan kepemilikan kendaraan bermotor. Perlu dipahami bahwa semua orang tidak memiliki kemampuan keuangan untuk membeli motor tunai. 

Adanya fasilitas kredit membuat banyak orang dapat memiliki motor dengan melakukan cicilan dan tidak harus bayar secara tunai. Setelah kredit tersebut lunas, nilai motor juga tetap ada dan bisa dijual lagi. Beberapa aspek penting kredit motor yang harus diketahui, yaitu:

1. DP atau Uang Muka

Untuk mengajukan kredit motor, konsumen perlu membayar down payment atau yang lebih dikenal dengan nama DP. Ketentuan DP ini bisa saja berbeda-beda tergantung dari leasing atau bank. Biasanya, jenis dan merk motor juga ikut mempengaruhi besar DP yang ditetapkan. 

Kadang ada juga juga DP 0%, namun untuk mengikutinya biasanya ada persyaratan lainnya yang lebih ketat. Keberadaan DP ini bagus karena mengurangi beban cicilan. Uang muka juga menunjukkan bahwa orang yang akan meminjam dana memiliki komitmen dalam penyelesaian kewajiban kredit.

2. Nilai Pembiayaan atau LTV

Nilai kredit dari bank atau leasing tidak 100%, namun sudah dikurangi pembayaran DP. Contoh, pembayaran DP atau uang muka 10%, maka nilai kreditnya yaitu 90%. Jika harga beli motor sebesar Rp20 juta, maka pembiayaan maksimumnya adalah Rp18 juta.

Baca Juga  Saatnya Beli, Mumpung Ada Relaksasi Pajak Mobil

3. Jaminan

Kredit motor merupakan kredit menggunakan jaminan. Jaminannya yaitu motor yang dibeli menggunakan kredit tersebut. Dengan dijadikan jaminan, pemberi pinjaman akan melakukan beberapa hal ini:

  • Memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik dan dapat dibiayai. Hal ini biasanya berlaku untuk kredit kendaraan atau motor bekas.
  • BPKB adalah dokumen kepemilikan motor yang akan ditahan leasing atau bank. BPKB ini dikembalikkan apabila nanti BPKB lunas.
  • Melakukan penarikan jaminan jika kredit menunggak dan tidak dapat melunasi pinjaman.

Konsekuensi kredit menggunakan jaminan tentu harus dimengerti oleh siapa saja yang ingin mengajukan kredit motor.

4. Proses Kredit dan Survey

Setelah melengkapi dokumen, proses yang biasanya dilakukan yaitu pihak leasing melakukan survey langsung. Survey merupakan proses krusial dan hasilnya menentukan persetujuan kredit. Survey bisa dilakukan ke konsumen, rumah konsumen, bahkan tempat bekerja. 

Tujuannya adalah untuk memastikan informasi yang diberikan akurat serta menilai kemampuan untuk melunasi cicilan. Jika survey menghasilkan info negatif, biasanya akan ditolak.

5. Dealer

Bank atau leasing umumnya akan bekerja sama dengan dealer. Dealer adalah pihak yang menawarkan pilihan pembuataan untuk calon pembeli. Di beberapa leasing, dealer juga bisa ikut melakukan survey untuk pengajuan kredit. Dealer juga akan ikut memastikan bahwa peminjam diseleksi secara baik.

6. Motor Baru dan Bekas

Kredit motor ini bisa diajukan untuk motor baru atau motor bekas. Tetapi, tentu persyaratannya berbeda. Untuk motor bekas, bank dan leasing akan melakukan cek tambahan berupa:

  • Memastikan kondisi kendaraan sesuai dengan ketentuan. Proses ini dikenal juga dengan nama appraisal kendaraan.
  • Mengecek kelengkapan surat kendaraan, jangan sampai surat-surat tersebut palsu.
  • Menghitung nilai kendaraan motor yang dijadikan dasar pemberian kredit.

Beberapa proses ini tidak perlu dilakukan untuk motor baru. Pasalnya, kondisi motor baru memang sudah sesuai standar.

Baca Juga  Contoh Surat Keterangan BPKB Masih di Leasing (Lengkap)!

7. Simulasi Kredit

Sebelum mengajukan kredit, sebaiknya debitur melakukan simulasi terlebih dahulu. Simulasi kredit bisa dilakukan menggunakan situs atau langsung datang ke kantor cabang lembaga pembiayaan dan fasilitas ini gratis. Beberapa tujuan melakukan simulasi, yaitu:

  • Mengetahui cicilan setiap bulan dengan plafon yang rencana ingin diambil.
  • Mengetahui kemampuan keuangan untuk membayar angsuran sesuai dengan hasil simulasi.
  • Melakukan simulasi cicilan dengan cara mengubah uang muka maupun tenor kredit.

8. Legalitas Fidusia

Saat motor yang sedang dikredit dijadikan jaminan, bank dan leasing akan melakukan fidusia. Fidusia merupakan proses legal pengikatan jaminan. Di KPR, istilah ini dikenall sebagai APHT. Tanpa nasabah menandatangani fidusia, penarikan jaminan kredit ini tidak dapat dilakukan.

9. Refinancing

Setelah kredit lunas, konsumen bisa mengambil kredit lagi dengan BPKB sebagai jaminan. Proses ini dikenal dengan nama refinancing. Leasing akan memberikan penilaian lagi pada motor untuk menentukan nilai kredit yang dapat diberikan. 

Proses refinancing ini biasanya lebih mudah jika dibandingkan dengan proses pengajuan kredit motor baru.

Lembaga Pembiayaan Leasing di Indonesia

Di Indonesia sendiri ada banyak lembaga pembiayaan leasing. Jika tertarik untuk mengajukan kredit motor, maka bisa pertimbangakn beberapa lembaga pembiayaan tersebut. 

Bahkan, beberapa lembaga juga bisa diakses secara online sehingga akan lebih mudah bagi konsumen. Berikut ini beberapa lembaga pembiayaan leasing:

  • FIFGROUP atau PT Federal International Finance
  • Adira Finance
  • Mandiri Utama Finance
  • BRI
  • Mega Finance
  • BCA Finance
  • Blibli
  • Cermati
  • Bukalapak dan masih banyak lagi

 

Pilihan kredit motor tanpa BI checking memang cukup minim. Oleh karena itu, bagi yang membutuhkan dana bisa langsung cek gadaikendaraan.com. Gadai BPKB di sini prosesnya sangat cepat dengan syarat yang mudah. Tentu, jadi solusi bagi yang memerlukan dana cepat dan aman.

Related Posts