Home Leasing Mengenal Leasing Lebih Dalam Beserta Contohnya
leasing adalah

Mengenal Leasing Lebih Dalam Beserta Contohnya

by Titis NP

Apakah Anda perlu melakukan investasi untuk mengembangkan bisnis? Anda tidak perlu mengeluarkan modal kerja untuk membeli barang bergerak dan tempat untuk mulai berbisnis karena ada leasing. Leasing adalah salah satu bentuk pinjaman yang memudahkan Anda untuk berbisnis.

Dengan leasing, Anda dapat melakukan investasi dengan menyewa daripada membeli, dan memaksimalkan penghasilan Anda secara lebih efisien, dan menguntungkan. Jadi, ingin memahami lebih jauh tentang apa sih sebenarnya leasing itu sendiri?

Pengertian Leasing

Leasing menjadi solusi pilihan untuk menyelesaikan persyaratan aset tetap vs membeli aset. Jadi, leasing adalah ingin membeli sebuah barang atau memiliki modal dan metode pembayaran dilakukan dengan cara kredit.

Para ahli mengungkapkan bahwasannya leasing sendiri merupakan sebuah bentuk perjanjian dari sang pemilik barang dengan seorang nasabahnya. Sang pemilik barang atau modal ini selanjutnya akan disebut lessor, sementara si nasabah disebut dengan lessee.

Dalam sewa, lessor membiayai aset atau peralatan dan lessee harus membayar lessor dengan metode kredit atau cicilan dengan jangka waktu yang sudah saling disepakati.

banner utama gadai kendaraan

Keuntungan Leasing

1. Arus Kas Keluar Seimbang

Keuntungan terbesar dari leasing adalah arus kas keluar atau pembayaran yang terkait dengan leasing terkelola selama beberapa tahun.

Cara pembayaran leasing menghemat beban pembayaran tunai satu kali yang sangat signifikan. Dengan metode pembayaran yang bisa dicicil, maka leasing bisa membantu sebuah bisnis untuk mempertahankan profil arus kas yang stabil.

2. Aset Memiliki Nilai

Dalam leasing suatu aset, kepemilikan sebuah aset tetap berada pada lessor sedangkan lessee hanya membayar biaya sewa. Dengan adanya perjanjian ini, maka sangat bagus bagi bisnis untuk berinvestasi pada aset yang bernilai dan berkualitas baik.

3. Penggunaan Modal yang Lebih Baik

Mengingat bahwa perusahaan memilih untuk menyewa daripada berinvestasi dalam aset dengan cara membeli, maka seorang pebisnis melepaskan modalnya untuk mendanai kebutuhan lainnya dalam bisnis atau untuk menghemat uang.

4. Keuntungan pajak

Beban sewa atau pembayaran sewa dianggap sebagai beban operasional, dan karenanya, bunga, dapat dikurangkan dari pajak.

Baca Juga : Mengenal Kredit Multiguna Lebih Dalam Beserta Syaratnya

Baca Juga  Saatnya Beli, Mumpung Ada Relaksasi Pajak Mobil

5. Hutang Tercatat di Luar Neraca

Meskipun biaya sewa memiliki beban bunga, sewa itu sendiri berbeda dari hutang. Leasing diklasifikasikan sebagai hutang di luar neraca dan tidak muncul di neraca perusahaan. Inilah manfaat leasing yang jarang diketahui.

6. Perencanaan yang Lebih Baik

Biaya sewa biasanya akan selalu tetap selama masa pakai aset atau tenor sewa dan biasanya tumbuh sejalan dengan inflasi. Nah, leasing membantu Anda dalam merencanakan pengeluaran atau arus kas saat mencoba melakukan penganggaran.

Baca Juga : Ini Contoh Perencanaan Keuangan, Bisa Untuk Pribadi dan Keluarga

7. Belanja Modal Rendah

Leasing adalah pilihan ideal untuk bisnis yang baru didirikan karena itu berarti biaya awal yang harus Anda keluarkan lebih rendah/

8. Memiliki Hak Pengakhiran

Pada akhir masa sewa, penyewa memegang hak untuk membeli properti dan mengakhiri kontrak sewa, sehingga memberikan fleksibilitas untuk bisnis.

Baca Juga : 10 Keunggulan Mengandalkan Pinjaman tanpa Bunga

Kerugian Leasing

1. Biaya Sewa

Pembayaran sewa diperlakukan sebagai beban daripada sebagai pembayaran ekuitas terhadap suatu aset.

2. Manfaat Finansial Terbatas

Jika membayar sewa tanah, bisnis tidak dapat memperoleh keuntungan dari apresiasi nilai tanah. Perjanjian sewa jangka panjang juga tetap menjadi beban bisnis karena perjanjian tersebut dikunci untuk beberapa tahun.

Dalam kasus ketika penggunaan aset tidak memenuhi persyaratan setelah beberapa tahun, pembayaran sewa menjadi beban.

Baca Juga : 10+ Pinjaman Online Terbaik dan Terpercaya, Langsung Cair!

Baca Juga  Info Lengkap Cicilan Toyota Rush Terbaru

3. Pengurangan Return untuk Pemegang Ekuitas

Mengingat bahwa biaya sewa mengurangi laba bersih tanpa apresiasi nilai, maka itu berarti pengembalian dana terbatas. Bisa juga pengembalian berkurang bagi pemegang saham ekuitas. Dalam kasus seperti itu, tujuan untuk memaksimalkan kekayaan bagi pemegang saham tidak akan tercapai.

4. Memiliki Hutang

Meskipun sewa tidak muncul di neraca perusahaan, investor masih menganggap sewa jangka panjang sebagai hutang dan Anda harus melunasinya.

5. Akses Terbatas ke Pinjaman Lain

Mengingat bahwa investor memperlakukan sewa jangka panjang sebagai hutang, mungkin menjadi sulit bagi bisnis untuk memanfaatkan pasar modal dan meningkatkan pinjaman lebih lanjut atau bentuk utang lain dari pasar.

Baca Juga : Cara Gadai BPKB Mobil dan Syaratnya

Tujuan Leasing

Tentu saja tujuan dengan adanya leasing adalah ingin memudahkan masyarakat atau pebisnis yang ingin sekali mempunyai sebuah barang modal atau aset apapun meski harganya mahal.

Nah, kehadiran leasing ini membantu Anda dan orang lain untuk bisa mendapatkan aset dengan cara yang lebih mudah karena metode pembayarannya yang bisa dicicil.

Jenis-Jenis Leasing

1. Capital Lease

Capital lease atau sewa modal adalah sewa jangka panjang yang dalam akuntansi memiliki cara kerja bahwa lessee telah memiliki aset daripada menyewakannya.

 Hal ini karena, penyewa menanggung risiko dan manfaat dari aset sewaan. Oleh karena itu, aset sewa modal mengambil bentuk aset yang dimiliki daripada yang disewakan.

Sewa modal mengharuskan penyewa untuk mencatat aset sewaan sebagai aset tetap. Penyewa juga harus membebankan penyusutan pada aset sewa modal. Hal itu mengharuskan penyewa untuk mengakui pembayaran sewa sebagai biaya keuangan.

Ada pemeriksaan tertentu yang harus dilakukan penyewa untuk menentukan apakah sewa memenuhi syarat sebagai sewa modal. Pemeriksaan ini diperlukan untuk menentukan apakah lessee atau lessor harus menanggung risiko dan manfaat aset.

2. Operating Lease

Operating lease atau sewa operasi adalah lessor tidak hanya bertindak sebagai pemodal tetapi ia juga memberikan layanan tambahan yang diperlukan selama penggunaan aset atau peralatan. Risiko dan manfaat tidak sepenuhnya dialihkan kepada penyewa.

Jangka waktu sewa sangat kecil dibandingkan dengan capital lease. Kepemilikan beserta risiko dan imbalannya terletak pada lessor. Contoh sewa operasi adalah sistem musik yang disewakan dengan teknisi masing-masing.

3. Sales Lease

Selanjutnya sales lease adalah ketika lessee menjual aset atau peralatannya kepada lessor (pemodal) untuk sewa sewa tetap per periode.

Cara ini dilakukan oleh pengusaha ketika dia ingin membebaskan uangnya dan diinvestasikan dalam peralatan atau aset, untuk menggunakannya di tempat manapun dengan alasan apapun.

4. Leveraged Lease

Leverage lease memiliki tiga pihak yakni lessor, lessee, dan pemodal atau pemberi pinjaman. Ekuitas diatur oleh lessor dan hutang dibiayai oleh pemberi pinjaman atau pemodal.

Di sini, ada hubungan langsung antara pemberi pinjaman dengan lessee dan jika terjadi sesuatu oleh lessor. Pemberi pinjaman juga berhak menerima uang dari penyewa. Transaksi semacam itu umumnya disalurkan melalui seorang trustee.

Baca Juga : Contoh Surat Perjanjian Gadai Kendaraan

Baca Juga  Terjerat Pinjol Ilegal? Lakukan 5 Hal Ini Untuk Mengatasinya

Fungsi Leasing

Sebenarnya, fungsi leasing ini sama dengan bank yakni memberikan modal untuk membiayai produk dalam jangka menengah.

Hanya saja, pihak bank konvensional memberikan dana pinjamannya berupa uang, sementara leasing dalam bentuk barang. Nah, kemudian barang yang dipinjamkan ini haruslah  dicicil.

Misalnya saja, membeli kendaraan sepeda motor. Jika tidak ada leasing, maka Anda tentunya harus membeli kendaraan dengan cara tunai. Nah, Anda bisa mendapatkan kendaraan itu dengan cara kredit dan dibantu dengan leasing.

Contoh Perusahaan Leasing

Di Indonesia sendiri ada banyak sekali perusahaan-perusahan leasing yang bisa untuk Anda manfaatkan di antaranya:

  1.     PT BCA Finance
  2.     PT Summit Oto Finance
  3.     PT Federal International Finance
  4.     PT Astra Credit Companies

Dari penjelasan mengenai pengertian, keuntungan dan kerugian, fungsi, tujuan,  jenis-jenis leasing dan contohnya, sudahkah Anda memahami secara mendalam apa itu leasing? 

Baca Juga : Cara Mudah Hitung Premi Asuransi Mobil

Related Posts

Leave a Comment