Home Bisnis Rincian Modal Usaha Pecel Lele Menguntungkan!
modal usaha pecel lele

Rincian Modal Usaha Pecel Lele Menguntungkan!

by Titis NP

Usaha pecel lele memang sering dikatakan sebagai salah satu jenis usaha yang memiliki keuntungan cukup menjanjikan. Kendati demikian, sebelum seseorang memulai usaha ini, mereka harus mengetahui rincian modal usaha pecel lele yang tepat terlebih dahulu.

Menjadi seorang pengusaha di bidang kuliner memang bukanlah perkara yang mudah. Ada beragam poin yang harus diperhatikan ketika memulai bisnis ini. Dari sekian banyak hal yang harus diperhatikan oleh pengusaha pecel lele, modal adalah salah satunya. Untuk itu, perhatikan informasi di bawah ini!

Rincian Modal Usaha Pecel Lele yang Menguntungkan

Mengapa semakin ada banyak orang yang ingin membuka usaha pecel lele? Karena pecel lele termasuk salah satu jenis makanan khas Indonesia yang sangat digemari oleh banyak orang. Jadi, jenis usaha ini memiliki peluang kesuksesan yang cukup besar.

Bagi beberapa orang yang ingin memulai bisnis ini, mereka wajib mengetahui bagaimana perkiraan modal usaha pecel lele yang paling menguntungkan. Dalam hal ini, kami akan membahas tentang rincian modal usaha warung pecel lele yang bisa dijadikan sebagai perkiraan terbaik, yaitu:

1. Modal Awal Usaha Pecel Lele

Pada dasarnya, modal awal untuk memulai usaha pecel lele tidak mencapai 10 juta lebih, sehingga bisa dibilang jumlah modal awal usaha ini tidak terlalu besar. Dengan modal awalnya yang tidak terlalu besar ini, seseorang sudah bisa meraih untung dari usaha tersebut.

Baca Juga  5 Strategi Bisnis Online Efektif dan Menguntungkan

Maksimal modal awal usaha pecel lele adalah Rp. 6.400.000,00. Karena modal tersebut adalah angka maksimalnya, tentu bisa jadi modal awal usaha pecel lele ini bisa lebih kecil dari perkiraan itu. Perkiraan modal awal usaha pecel lele tersebut akan meliputi beberapa hal yang ada di bawah ini:

  • Gerobak: Rp. 2.000.000,00
  • Terpal: Rp. 500.000,00
  • Spanduk sebanyak 2 buah: Rp. 100.000,00
  • Etalase berukuran kecil: Rp. 250.000,00
  • 2 meja lipat: Rp. 750.000,00
  • 10 kursi plastik: Rp. 250.000,00
  • Kompor: Rp. 300.000,00
  • Peralatan makan lengkap: Rp. 250.000,00
  • Peralatan masak lengkap: Rp. 500.000,00
  • Perlengkapan tambahan lainnya: Rp. 1.500.000,00
  • Total keseluruhan: Rp. 6.400.000,00

2. Modal Bahan Baku Usaha Pecel Lele

Setelah mengetahui berapa perkiraan modal awal dari usaha kuliner yang satu ini, orang-orang yang ingin memulai usaha ini juga perlu mengetahui berapa perkiraan modal bahan baku yang dibutuhkan. Maksimal perkiraan modal bahan baku usaha pecel lele sebenarnya bisa mencapai 10 juta per bulan.

Namun, hal ini bisa berbeda jika seseorang membukanya di suatu daerah yang memiliki harga bahan makanan cukup rendah. Untuk itu, data yang ada di bawah ini hanya bisa dijadikan sebagai perkiraan umum dan bukan perkiraan pasti. Berikut adalah rincian modal bahan baku usaha pecel lele yang tepat:

  • Beras 5 liter: Rp. 50.000,00
  • Ayam potong 5 kg atau setara dengan 20 potong: Rp. 150.000,00
  • 1 kg lele atau setara dengan 8 ekor lele: Rp. 30.000,00
  • 3 bungkus tahu dan tempe: Rp. 20.000,00
  • 1 kg ati ampela: Rp. 20.000,00
  • Minyak goreng 1 liter: Rp. 25.000,00
  • Bahan-bahan makanan lainnya: Rp. 20.000,00
  • Air mineral: Rp. 5.000,00
  • Lalapan lengkap: Rp. 40.000,00
  • Gas 3 kg: Rp. 25.000,00
  • Total modal bahan baku yang dibutuhkan: Rp. 355.000,00
  • Total modal bahan baku per bulan: Rp. 10.650.000,00
Baca Juga  11 Contoh Usaha Modal Kecil yang Belum Banyak Pesaing

3. Biaya Operasional Bulanan Usaha Pecel Lele

Rincian modal usaha pecel lele juga akan meliputi biaya operasional bulanan yang ada di dalamnya. Dalam hal ini, biaya-biaya yang meliputi sewa lokasi usaha, biaya listrik, gaji karyawan, dan lain sebagainya akan termasuk dalam biaya operasional bulanan usaha tersebut.

Untuk lebih jelasnya, simak dengan baik perkiraan biaya operasional bulanan usaha pecel lele berikut ini:

  • Biaya sewa lokasi usaha pecel lele: Rp. 500.000,00
  • Biaya listrik: Rp. 100.000,00
  • Gaji karyawan per 1 orang: Rp. 1.500.000,00
  • Total biaya keseluruhan: Rp. 2.100.000,00

4. Estimasi Keuntungan Usaha Pecel Lele

Setelah mengetahui berapa perkiraan modal usaha pecel lele yang dibutuhkan, para pelaku usaha juga perlu mengetahui berapa perkiraan untung yang bisa didapatkan dari jenis usaha kuliner ini. Berikut adalah estimasi keuntungan usaha pecel lele yang menjanjikan, yaitu:

  • 20 porsi ayam x Rp. 17.000,00 (harga ayam per potong) = Rp. 340.000,00
  • 8 porsi lele x Rp. 15.000,00 (harga lele per ekor) = Rp. 120.000,00
  • 15 tusuk ati ampela x Rp. 5.000,00 (harga ati ampela per tusuk) = Rp. 75.000,00
  • 20 es teh x Rp. 3.000,00 (harga es teh per gelas) = Rp. 60.000,00
  • 30 biji tahu dan tempe x Rp. 1.000,00 (harga tahu dan tempe) = Rp. 30.000,00
  • Total keseluruhan: Rp. 625.000,00 (jika dihitung selama 30 hari adalah Rp. 18.750.000,00

Data yang ada di atas merupakan perkiraan keuntungan usaha pecel lele yang belum dipotong dengan modal yang harus dikeluarkan, sehingga pelaku usaha harus memotong perkiraan keuntungan tersebut dengan menggunakan rumus yang ada di bawah ini:

Laba bersih = Omset bulanan – total bahan baku + biaya operasi

Laba bersih = Rp. 18.750.000,00 – (Rp. 10.650.000,00 + Rp. 2.100.000,00)

Laba bersih = Rp. 5.900.000,00

Cara Membuka Usaha Pecel Lele yang Menjanjikan

Setelah mengetahui berapa perkiraan modal usaha pecel lele yang menjanjikan, sekarang orang-orang juga perlu mengetahui bagaimana cara membuka usaha pecel lele yang baik dan benar, yaitu:

Baca Juga  Rasio Likuiditas: Pengertian, Jenis, Contoh & Cara Menghitungnya!

1. Pilih Lokasi yang Strategis

Cara ini tidak hanya perlu dilakukan ketika hendak membuka usaha pecel lele saja, tapi juga perlu dilakukan ketika seseorang hendak membuka usaha dalam jenis apa pun itu. Sangat disarankan untuk membuka usaha kuliner ini di lokasi yang terletak di pinggir jalan raya.

Sebab, lokasi ini selalu dilewati oleh beberapa kendaraan, sehingga usaha tersebut bisa lebih mudah untuk dikenali oleh para calon pembeli. Selain itu, para pelaku usaha juga bisa memulai usaha ini di area pertokoan yang ramai. Dengan begitu, kesuksesan bisa lebih mudah untuk didapatkan.

2. Pilih Menu dan Waktu yang Tepat

Semua pelaku usaha di bidang ini harus memilih menu dan waktu yang tepat, agar mereka bisa mendapat keuntungan yang sesuai harapan. Biasanya, warung pecel lele akan buka di sore hari hingga malam hari. Sebab, waktu-waktu ini adalah waktu orang-orang pulang kerja.

Selain itu, sediakan juga menu menarik lainnya di warung tersebut, misal seperti pecel ayam, tahu dan tempe, sate ati ampela, dan lain sebagainya. Dengan begitu, orang-orang akan lebih tertarik untuk makan di warung tersebut.

3. Tingkatkan Kualitas Makanan

Selalu tingkatkan kualitas makanan yang akan dijual. Dengan begitu, orang-orang tidak akan kecewa setelah mencoba hidangan yang ada di warung tersebut. Jadi, kemungkinan besar orang-orang tersebut akan kembali untuk membeli hidangan itu lagi.

Tidak semua orang mampu mengumpulkan modal yang ada di atas. Untuk lebih mudahnya, ajukan pinjaman modal usaha pecel lele ke gadaikendaraan.com, yang selalu memberikan persyaratan mudah dan proses cepat kepada para konsumennya.

Related Posts