Home Produk Keuangan Butuh Dana Cepat? Ketahui Cara Mengajukan Pinjaman Koperasi Berikut!
pinjaman koperasi

Butuh Dana Cepat? Ketahui Cara Mengajukan Pinjaman Koperasi Berikut!

by Titis NP

Istilah Koperasi Simpan Pinjam atau KSP pasti sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat. KSP menjadi alternatif terbaik untuk mengajukan pinjaman. Lalu, bagaimana cara mengajukan pinjaman koperasi dan apa saja syaratnya?

Untuk bisa mengajukan pinjaman di koperasi, seseorang harus terdaftar menjadi anggota koperasi terlebih dahulu. Nah, untuk mengetahui cara dan syarat pinjaman koperasi secara lebih jelas, mari simak ulasan berikut ini.

Cara Mudah Mengajukan Pinjaman Koperasi

Meskipun sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia, tidak sedikit orang yang belum paham bagaimana cara mengajukan pinjaman uang ke koperasi. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengajukan pinjaman melalui Koperasi Simpan Pinjam (KSP):

1. Memilih Koperasi yang Tepat

Cara pertama yang harus dilakukan ketika akan mengajukan pinjaman ke koperasi yaitu memilih koperasi yang tepat. Ada banyak jenis koperasi yang bertujuan untuk menyejahterakan dan mendukung kebutuhan finansial masyarakat, terutama anggota koperasi.

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan dalam memilih koperasi yang tepat agar sesuai dengan kebutuhan antara lain sebagai berikut ini:

  • Pilihlah jenis Koperasi Simpan Pinjam (KSP) karena tidak semua jenis koperasi menyediakan layanan berupa pinjaman dana.
  • Pilihlah KSP primer apabila ingin meminjam dana untuk kebutuhan perorangan karena untuk KSP sekunder ada larangan untuk memberikan dana atas nama pribadi atau perorangan.
  • Pilihlah KSP yang sudah terbukti kredibilitasnya dan sudah terdaftar di Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah RI.
  • Pilihlah KSP yang sudah memiliki izin dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) atau izin penyelenggaraan transfer dana dari BI (Bank Indonesia).
  • Pilihlah pinjaman koperasi tanpa jaminan atau agunan karena beberapa koperasi tidak menyediakan layanan KTA (Kredit Tanpa Agunan) dan hanya menyediakan kredit multiguna saja.
  • Pilih koperasi yang selalu ikut rapat tahunan rutin sebagai pertimbangan bahwa koperasi tersebut memang aman.
  • Pastikan apakah ada kegiatan yang dilakukan koperasi dalam beberapa tahun terakhir. Apabila ada kegiatan dalam beberapa tahun terakhir, maka koperasi wajib memberikan rincian anggaran SHU (Sisa Hasil Usaha).
  • Pastikan koperasi telah melakukan rekrutmen terbuka dengan jumlah anggota minimal 20 orang atau sesuai dengan kesepakatan.
Baca Juga  Kredit Multiguna BRI: Syarat & Cara Mengajukannya (Lengkap)!

2. Menyiapkan Syarat Pengajuan Pinjaman

Setelah menentukan pilihan koperasi yang tepat, langkah selanjutnya yaitu mempersiapkan syarat pengajuan pinjaman koperasi yang dibutuhkan. Berikut ini beberapa syarat mengajukan pinjaman di Koperasi Simpan Pinjam (KSP):

  • Sudah tergabung menjadi anggota koperasi.
  • Mengisi proposal atau formulir pengajuan pinjaman.
  • Memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) bagi yang ingin mengajukan pinjaman dana dengan nominal lebih dari Rp50 juta.
  • KTP pemohon beserta KTP pasangan dan Surat Nikah apabila sudah berstatus menikah.
  • Dokumen pendukung seperti KK (Kartu Keluarga), slip gaji, rekening listrik, dan buku pensiun apabila diperlukan.
  • Dokumen penting untuk jaminan/agunan seperti surat kepemilikan tanah, BPKB, sertifikasi deposito, dan lain sebagainya.

3. Mengajukan Pinjaman ke Koperasi yang Sudah Dipilih

Setelah tergabung menjadi anggota koperasi dan semua persyaratan pengajuan pinjaman sudah lengkap, cara pinjam uang di koperasi selanjutnya yaitu sebagai berikut ini:

  • Serahkan seluruh dokumen persyaratan mulai dari KTP, Kartu Keluarga, dan berkas pendukung lain yang dibutuhkan.
  • Serahkan proposal atau formulir pengajuan pinjaman dana yang berisi tentang tujuan pengalokasian dana, misalnya untuk modal mendirikan usaha, pembayaran tagihan, dan alasan lainnya.
  • Apabila ingin mengajukan pinjaman dana bisnis, maka sebaiknya datang langsung ke kantor Koperasi Simpan Pinjam yang bersangkutan. 
  • Tunggu beberapa saat hingga proposal pengajuan dana selesai diperiksa petugas koperasi.
  • Apabila proposal pengajuan pinjaman dana lolos dan disetujui, maka proses pencairan dana dan tenor pengembalian akan disesuaikan dengan kesepakatan yang tercantum pada akad pinjaman.
Baca Juga  Memahami Jenis-Jenis Kredit Agar Tak Salah Ambil Kredit!

4. Pembayaran Cicilan Pinjaman

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan setelah proses pengajuan pinjaman koperasi berhasil dan dana dicairkan yaitu pembayaran cicilan. Tidak hanya cicilan pokok pinjaman saja, koperasi biasanya menerapkan sistem bunga pinjaman.

Meskipun dibebankan dengan bunga, namun besaran bunga Koperasi Simpan Pinjam (KSP) terbilang lebih rendah dibandingkan bunga yang diterapkan pada lembaga keuangan lainnya. Ada 3 jenis bunga pinjaman yang diterapkan oleh koperasi antara lain sebagai berikut:

  • Bunga Flat

Bunga flat merupakan jenis bunga yang biasa diterapkan pada pinjaman dana jangka pendek. Jenis bunga pinjaman satu ini menerapkan besaran nominal yang sama setiap bulannya. Jadi, jika pada bulan pertama bunga yang dikenakan sebesar 1%, maka bulan selanjutnya juga tetap 1%.

Karena nominal bunga pinjamannya selalu sama, maka tidak perlu adanya perhitungan khusus. Peminjam hanya perlu menambahkan besaran cicilan pokok pinjaman dengan bunga flat.

  • Bunga Menurun

Bunga menurun merupakan jenis bunga yang dipengaruhi oleh besaran nominal pinjaman pokok. Apabila pinjaman pokoknya kecil, maka bunga yang dikenakan juga semakin kecil.

  • Bunga Menurun Efektif atau Sliding Rate

Jenis bunga pinjaman selanjutnya yaitu bunga menurun efektif atau yang dikenal dengan sebutan sliding rate. Metode perhitungan bunga jenis ini juga paling sering diterapkan dalam pinjaman di KSP. 

Sesuai dengan namanya, tipe bunga pinjaman satu ini akan dihitung dari saldo akhir di setiap bulannya. Dengan begitu, besaran bunga dan total angsuran yang harus dibayarkan setiap bulannya akan menurun.

Kelebihan Meminjam Uang di Koperasi Simpan Pinjam (KSP)

Mengajukan pinjaman pribadi dengan koperasi memang menawarkan sejumlah keuntungan bagi peminjam. Berikut ini beberapa keuntungan yang didapatkan dari pinjaman dana melalui koperasi:

  • Memiliki syarat pengajuan yang mudah dengan proses yang relatif cepat dibandingkan pengajuan pinjaman di bank atau lembaga keuangan lainnya.
  • Memiliki nilai adil dengan menerapkan bunga flat atau bunga menurun karena koperasi bertujuan melakukan pemerataan ekonomi masyarakat.
  • Mengurangi praktik rentenir alias lintah darat.
  • Adanya pengurangan bunga pinjaman karena mendapatkan SHU atau Sisa Hasil Usaha.
  • Pajak yang dikenakan lebih ringan dibandingkan pajak yang diterapkan oleh bank karena koperasi menerapkan sistem bagi hasil.
  • Pinjaman koperasi memiliki bunga yang rendah dibandingkan bunga pinjaman bank atau lembaga keuangan lainnya terutama untuk plafon pinjaman dana di bawah nominal Rp3 miliar.
Baca Juga  Tabel Angsuran Pinjaman KTA Mandiri & Syaratnya (Lengkap!)

Kekurangan Meminjam Uang di Koperasi Simpan Pinjam (KSP)

Selain menawarkan sejumlah keuntungan, ada juga kekurangan yang dirasakan oleh para peminjam uang di KSP. Berikut ini beberapa kekurangan meminjam uang di koperasi:

  • Menawarkan plafon pinjaman yang masih terbatas dan membutuhkan agunan/jaminan untuk nominal pinjaman di atas Rp50 juta.
  • Mayoritas KSP masih menerapkan cara konvensional sehingga cukup sulit mendapatkan informasi mengenai jenis-jenis produk pinjaman yang ditawarkan.
  • Meskipun sudah menyediakan platform koperasi simpan pinjam yang bisa diakses secara online, namun verifikasi datanya masih dilakukan secara manual online sehingga kurang efektif dan efisien.
  • Adanya kewajiban menyetorkan simpanan pokok dan simpanan wajib sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh koperasi terkait.
  • Rentan terjadi konflik dan tindak penyalahgunaan dana karena masih dilakukan secara konvensional dan manual.

Bagi yang membutuhkan pinjaman dana secara cepat dan proses mudah, gadaikendaraan.com bisa menjadi solusi terbaik. Selain proses yang cepat dan mudah, platform pinjaman uang dengan gadai BPKB ini juga memiliki jaringan luas dan disediakan simulasi pinjaman secara gratis.

Ulasan di atas dapat menambah wawasan dan referensi mengenai cara mengajukan pinjaman koperasi. Besaran bunga pinjaman di koperasi juga terbilang rendah jika dibandingkan bunga pinjaman bank sehingga tidak akan memberatkan si peminjam. 

Related Posts