Home Bisnis 2 Cara Mendapatkan Pinjaman Modal Usaha dari Pemerintah
pinjaman modal usaha dari pemerintah

2 Cara Mendapatkan Pinjaman Modal Usaha dari Pemerintah

by Titis NP

Kondisi ekonomi yang semakin hari semakin memburuk di masa pandemi, memengaruhi perekonomian para pengusaha atau UMKM. Maka pemerintah pun memberikan pinjaman modal usaha dari pemerintah, untuk para pelaku usaha tersebut.

Para pelaku usaha ini biasanya terkendala dengan jumlah modal yang tidak mencukupi. Dengan memburuknya perekonomian di Indonesia, pinjaman modal usaha tersebut akan sangat membantu mereka baik dalam mempertahankan usahanya atau memulai usahanya yang baru.

Bantuan pinjaman yang diberikan oleh pemerintah ini beragam, dan bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan para pelaku usaha tersebut. Sesuaikan juga dengan jenis usaha yang mereka jalankan saat ini.

Jenis Bantuan Pinjaman Modal Untuk Usaha dari Pemerintah

Pemerintah memiliki target yaitu 12 juta pelaku usaha di Indonesia, harus mendapatkan pinjaman modal usaha untuk membantu mereka tetap bisa mempertahankan usahanya di masa pandemi. Berikut ini jenis bantuan pinjaman modal dari pemerintah untuk pelaku usaha UMKM:

1. KUR

Pinjaman modal usaha dalam bentuk kredit targetnya adalah para pengusaha kecil dan menengah. Dari KUR, terdapat bunga rendah karena adanya subsidi dari pemerintah tersebut. 

Ajukan pinjaman KUR pada lembaga perbankan yang dimiliki oleh pemerintah misalnya Bank BRI, Bank Mandiri, dan bank lainnya.

2. PNPM Mandiri

PNPM Mandiri adalah program untuk menanggulangi kemiskinan khususnya yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat. Tak hanya modal yang berupa uang saja tapi pemerintah juga akan memberi modal usaha yang tidak berbentuk uang.

Baca Juga  7+ Bisnis Franchise Kopi Hits yang Paling Laris di Indonesia

Seperti yang sudah dilakukan oleh Disperindag, bantuan modal tersebut bisa berupa mesin, kulkas, tenda untuk pedagang kaki lima, dan masih banyak lagi untuk para pelaku usaha baru.

3. Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL)

Tak hanya KUR, tetapi program pinjaman modal yang lainnya juga masih ada yaitu PKBL. Pada dasarnya program yang satu ini merupakan bentuk implementasi CSR yang berasal dari BUMN.

Walaupun dalam prakteknya PKBL ini lebih banyak memberi bantuan pinjaman atau bantuan kredit mikro pada para pengusaha kecil yang dianggap potensial. Contohnya saja memberi dana pinjaman kepada komunitas para pengrajin gerabah dan yang lainnya.

4. Pembiayaan Ultra Mikro (UMi)

UMi adalah jenis pinjaman modal usaha dari pemerintah yang berupa pembiayaan ultra mikro. Tujuan UMi juga sama dengan KUR tapi pinjaman modal usaha ini hanya ditujukan pada mereka yang memerlukan dana sebesar Rp.10 juta.

UMi juga akan menjadi solusi tepat bagi pelaku UMKM yang mengalami kesulitan dalam mengakses pinjaman KUR tersebut.

Cara Memperoleh Pinjaman Modal Usaha dari Pemerintah

KUR dikenal sebagai salah satu cara terbaik dalam mendapatkan pinjaman modal usaha dengan tingkat bunga yang cukup rendah, karena KUR ini memang disubsidi oleh pemerintah. 

KUR juga terdiri dari beragam usaha khususnya untuk usaha yang ada di bidang perikanan, pertanian, hingga kehutanan dan usaha jasa simpan pinjam. Untuk mendapatkan pinjaman modal usaha dari pemerintah bisa dilakukan dengan cara menggunakan KUR berikut ini:

1. KUR BRI

Jenis KUR yang satu ini sangat cocok untuk para pelaku usaha yang sedang merintis usahanya, karena bunganya yang rendah. Pinjaman paling kecil dari KUR BRI adalah Rp.25 juta. Syarat utama dari pihak peminjam KUR adalah, mempunyai usaha yang produktif.

Baca Juga  10+ Peluang Usaha Modal 1 Juta yang Laris dan Menguntungkan

Ditambah lagi dengan jenis usaha yang layak dan minimal aktifnya kurang lebih 6 bulan. Pelaku usaha tersebut juga tidak sedang mendapat kredit dari perbankan lainnya dan harus melampirkan sejumlah dokumen seperti KK, KTP, dan Surat Izin Usaha.

2. KUR Mandiri

Pinjaman berikutnya yang juga cocok digunakan oleh para pelaku usaha sebagai modal usaha dari pemerintah adalah KUR Mandiri. Ada beberapa jenis KUR yang telah disediakan oleh Bank Mandiri, yaitu:

3. KUR Mikro

Mempunyai jumlah kredit minimal Rp.25 juta yang dimana tenor pinjaman maksimalnya hingga 2 tahun.

4. KUR Penempatan TKI

Merupakan jenis KUR yang jumlah kredit maksimalnya hingga Rp.25 juta dengan jangka waktu pembayaran yang disesuaikan dengan masa kerjanya atau maksimal 1 tahun atau 12 bulan.

5. KUR Ritel

Jumlah kredit minimalnya yaitu Rp.25 juta dengan jumlah nominal maksimal Rp.200 juta. Jangka waktu pembayaran maksimalnya adalah 3 tahun bagi kredit modal kerja sedangkan untuk kredit investasi, maksimal tenor pembayarannya 5 tahun.

6. KUR Khusus

Untuk jenis KUR yang satu ini limit pinjamannya di atas Rp.25 juta hingga Rp.500 juta. 

Kemudian pinjamannya diberikan pada kelompok usaha yang memang dikelola bersama dan berupa cluster, dengan menggunakan sebuah mitra usaha dalam komoditas perkebunan, perikanan rakyat, dan peternakan.

Syarat dalam mengajukan KUR Mandiri yaitu KUR Ritel dan Mikro adalah:

  • Tidak mempunyai kredit yang lain atau tidak sedang menerima jenis kredit yang berasal dari penyalur sama.
  • Tidak masuk ke dalam daftar hitam nasional.
  • Minimal usianya 21 tahun dan telah menikah.
  • Dokumen yang dibutuhkan yaitu akte kelahiran atau KK, KTP, surat nikah, dan ketika kreditnya lunas usianya maksimalnya yaitu 60 tahun.
  • Mempunyai usaha yang layak dan produktif dan sudah berjalan minimal 6 bulan.\

Cara Memperoleh Bantuan UMKM dari Pemerintah

Pemerintah juga memberikan bantuan modal usaha yang berupa BPUM atau Bantuan Produktif Usaha Mikro. Hal ini menjadi upaya dan strategi dari pemerintah dalam memulihkan perekonomian nasional. Cara memperoleh bantuannya adalah sebagai berikut:

Baca Juga  10 Usaha Ternak Modal 300 Ribu Menguntungkan!

1. Memenuhi Persyaratan

  • Pihak pemohon harus WNI.
  • Telah mempunyai KTP atau e-KTP.
  • Memiliki usaha mikro yang dapat dibuktikan dengan menggunakan surat usulan calon penerima.
  • Pemohon bukan merupakan pegawai ASN, Polri, TNI, dan sebagainya.
  • Tidak sedang menerima KUR dari perbankan manapun.
  • Melampirkan SKU jika domisil tempat usaha dan pemohon berbeda.

2. Mempersiapkan Dokumen yang Diperlukan

Dokumen yang harus dipersiapkan pemohon adalah:

  • Fotocopy e-KTP.
  • Fotocopy SKU/NIB dari Kades/Kelurahan.
  • Fotocopy KK.

3. Menyerahkan Dokumen

Langkah selanjutnya adalah memberikan semua dokumen yang telah disiapkan pada dinas terkait dalam bidang UMKM/Koperasi di Kota/Kab tempat pemohon tinggal.

4. Mengisi Formulir

  • NIK yang sesuai dengan KTP
  • Nomor telepon aktif
  • Nomor KK
  • Bidang usaha
  • Nama lengkap yang sesuai dengan e-KTP
  • Alamat lengkap sesuai KTP atau sesuai yang dengan nomor di SKU/NIB
  • Tanggal lahir
  • Jenis kelamin

5. Proses Verifikasi dalam Pengajuan Bantuan

Jika sudah terdaftar maka tunggu proses identifikasi dan juga verifikasi datanya pada lembaga terkait. Tujuannya adalah untuk mengecek apakah datanya cocok agar tak ada kecurangan.

6. Mengecek Status

Cek status penerima ke situs https://eform.bri.co.id/bpum. Caranya dengan mengetik NIK dan kode verifikasi lengkap untuk mengetahui apakah status verifikasi diterima/ditolak.

7. Pencarian Modal UMKM

Jika sudah tercatat sebagai penerima bantuan UMKM dari pemerintah hubungi bank yang sudah ditunjuk oleh pemerintah, seperti misalnya BNI, BRI, atau Bank Syariah Mandiri untuk melakukan pencairan dan melihat informasi jadwalnya.

Bantuan apapun untuk para pelaku usaha seperti misalnya pinjaman modal usaha dari pemerintah atau BPUM, akan sangat membantu pelaku UMKM. Sama dengan pinjaman dari gadaikendaraan.com yang prosesnya cepat dan cairnya juga cepat, serta menguntungkan.

Related Posts