Home Produk Keuangan Tabel Angsuran BRI & Cara Pengajuannya Terlengkap (2022)
tabel angsuran bri

Tabel Angsuran BRI & Cara Pengajuannya Terlengkap (2022)

by Titis NP

Tabel angsuran BRI menjadi salah satu indikator yang bisa digunakan untuk mengetahui jumlah angsuran dari setiap plafon pinjaman yang diajukan. Dalam tabel angsuran tersebut, tenor waktu yang ditentukan yakni satu dan dua tahun. 

Melalui tabel angsuran bank BRI, calon nasabah bisa memperkirakan jumlah angsuran yang nantinya dibayarkan setiap bulannya dalam periode tertentu. Itu sebabnya, tabel angsuran ini banyak dicari oleh masyarakat. 

Tabel Angsuran BRI

Berikut adalah rincian Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau tabel angsuran BRI 2022:

Plafon KUR 12 Bulan 24 Bulan
5,000,000 291,178 221,583
10,000,000 582,356 443,167
15,000,000 1,290,950 664,750
20,000,000 1,721,267 886,333
25,000,000 2,151,583 1,107,917
30,000,000 2,581,900 1,329,500
35,000,000 3,012,217 1,551,083
40,000,000 3,442,533 1,772,667
45,000,000 3,872,850 1,994,250
50,000,000 4,303,167 2,215,833
100,000.000 8,649.500 4,470,500
200,000,000 17,299,000 8,941,000
300,000,000 25,948,500 13,411,500
400,000,000 34,598,000 17,882,000
500,000,000 43,249,000 22,353,000

 

Cara Pengajuan KUR BRI Terbaru 2022

Setelah mengetahui tabel angsuran KUR BRI yang berisi plafon pinjaman, besaran angsuran dan tenor pelunasan, maka tidak kalah pentingnya jika Anda juga mengetahui mengenai cara pengajuan KUR BRI.

Berikut ialah beberapa metode pengajuan KUR BRI beserta langkah-langkahnya yang bisa dilakukan. Nantinya, calon nasabah bisa memilih jenis metode yang sekiranya cocok dan sesuai untuk dijalankan. 

1. Pengajuan Langsung

Metode pertama yang bisa dilakukan untuk mengajukan KUR BRI ialah secara langsung yakni dengan mendatangi unit layanan Bank BRI. 

Baca Juga  Yuk Mengenal P2P Lending Beserta Cara Kerjanya Secara Lengkap!

Metode pengajuan ini tidak hanya dilayani dalam kantor unit Bank BRI saja, melainkan juga bisa dilakukan melalui Teras BRI ataupun Unit pembantu. 

Calon nasabah bisa mengunjungi salah satu kantor cabang BRI tersebut lalu menanyakan terkait syarat dan kelengkapan dokumen yang dibutuhkan. Setelah semua persyaratan terpenuhi, maka akan dilakukan uji kelayakan debitur.

Hal tersebut salah satunya dilakukan dengan survei langsung ke lapangan, jika calon debitur memenuhi syarat, maka nanti akan dihubungi untuk melakukan proses selanjutnya. 

2. Melalui Mantri BRI

Mantri BRI merupakan salah satu jabatan atau posisi dalam Bank BRI. Posisi ini memiliki tugas untuk mencari nasabah atau calon debitur, melakukan survei lapangan dan menganalisis serta merekomendasikan calon debitur pada atasan.

Target penyaluran KUR BRI tergolong sangat luas sehingga seorang mantri nantinya akan merekomendasikan atau mencari nasabah yang sekiranya cocok guna kredit tersampaikan secara maksimal. 

Dalam era teknologi seperti saat ini, tidak jarang mantri BRI melakukan promosi KUR seperti kelengkapan informasi produk, syarat dan ketentuan yang berlaku serta tabel angsuran BRI melalui sosial media. 

Pada dasarnya, prosedur pengajuan yang dilakukan tidak berbeda dengan pengajuan secara langsung, yakni harus mengisi formulir pendaftaran dan melengkapi semua persyaratan. 

Hanya saja, calon nasabah selangkah lebih maju dan lebih memahami terkait produk layanan KUR yang ditawarkan.

3. Cara Pengajuan KUR BRI Online

Cara ketiga yang bisa dilakukan untuk mengajukan KUR BRI ialah secara online. Berikut ialah beberapa langkah-langkah yang bisa dilakukan:

  • Kunjungi Laman Pendaftaran

Langkah pertama yang harus dilakukan ialah mengunjungi laman pendaftaran yakni https://www.kur.BRI.co.id melalui smartphone ataupun PC. Pastikan sinyal atau koneksi internet tersambung dengan baik. 

Setelah itu, pilih tombol “Ajukan pinjaman KUR” 

  • Melakukan Pendaftaran

Setelah berhasil membuka laman pengajuan KUR, maka langkah selanjutnya adalah melengkapi proses pendaftaran. 

Baca Juga  Tabel Angsuran Sinarmas Multifinance Terlengkap 2022 (Wajib Dicek!)

Dalam hal ini, calon nasabah diminta untuk mengisikan nama lengkap, alamat email aktif dan membuat password. Baca seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku dan pastikan semuanya telah terceklis. Setelah itu, pilih tombol “daftar” untuk melanjutkan proses pendaftaran. 

  • Melakukan Konfirmasi Email

Ketika pendaftaran berhasil dilakukan, maka langkah selanjutnya yakni verifikasi. Hal ini bisa dilakukan dengan membuka email lalu memasukkan kode yang telah dikirimkan. 

  • Melengkapi Profil

Langkah selanjutnya ketika akun telah berhasil terdaftar ialah melengkapi profil agar pengajuan pinjaman nantinya dapat diproses. 

Dalam hal ini, calon nasabah diharuskan mengisi data diri secara lengkap beserta detail informasi usaha yang dijalankan. 

Upload semua dokumen yang dibutuhkan seperti Scan KTP, NPWP, Foto selfie ataupun foto toko ataupun produk usaha. 

  • Melengkapi Data Pengajuan

Selain melengkapi profil, calon nasabah juga diharuskan untuk melengkapi data pengajuan pinjaman. Pastikan semua data telah terisi dengan benar dan lengkap. 

Setelah itu, pilih tombol “ajukan” agar KUR BRI bisa segera diproses. 

Cukup mudah bukan cara pengajuan KUR BRI melalui sistem online? Jika tertarik untuk mengajukan KUR BRI, maka bisa memilih salah satu dari ke-3 metode pengajuan yang telah disebutkan diatas. 

Cara Pengajuan KUR BRI agar Cepat Disetujui

Tidak semua pengajuan KUR BRI bisa diproses dan disetujui, itu sebabnya penting untuk diperhatikan beberapa cara agar pengajuan bisa diterima dan disetujui. Berikut beberapa diantaranya:

1. Mencantumkan Usaha Milik Pribadi

Cara pertama yang harus dilakukan oleh calon nasabah atau debitur adalah mencantumkan usaha milik pribadi bukan miliki orang lain. Jangan menggunakan jalan pintas dengan mengklaim usaha orang lain supaya mendapatkan pinjaman. 

Nantinya, pihak BRI akan melakukan survei lapangan secara langsung untuk menentukan apakah sekiranya memenuhi syarat untuk menerima kredit atau tidak. 

Baca Juga  12 Game Penghasil Bitcoin Terbaik Mudah dan Menguntungkan!

Dalam hal ini, ketetapan usaha yang dijalankan yakni minimal selama 6 bulan. Itu sebabnya, jika usaha yang dijalankan belum berusia 6 bulan, maka pengajuan kredit sudah pasti akan ditolak. 

2. Terbebas darI Aktivitas Kredit dari Bank Lain

Terbebas dari kredit bank atau lembaga lain juga menjadi pertimbangan lulus atau tidaknya pengajuan yang dilakukan. Jika calon nasabah memiliki angsuran atau tunggakan dalam bank lain, maka besar kemungkinan pengajuan kredit akan ditolak. 

Itu sebabnya, membebaskan kredit atau menyelesaikan kredit terdahulu sebelum pengajuan KUR BRI merupakan cara tepat yang harus diterapkan. 

3. Mencantumkan Surat Izin Usaha

Mencantumkan surat izin usaha merupakan syarat penting yang harus dipenuhi dalam pengajuan pinjaman KUR BRI. Hal ini menandakan bahwa usaha yang dijalankan adalah benar-benar milik pribadi bukan milik orang lain. 

Sebelumnya, calon nasabah juga bisa menghubungi customer service BRI terlebih dahulu untuk menanyakan jenis surat izin manakah yang bisa digunakan dalam proses pengajuan dana pinjaman. 

Jika surat izin yang dimiliki belum memenuhi syarat, maka sesegera mungkin untuk melengkapinya agar pendaftaran KUR BRI bisa cepat diproses. 

Itulah tabel angsuran BRI dan cara pengajuannya yang bisa diterapkan untuk mengembangkan usaha yang dimiliki. Perhatikan dengan baik beberapa hal yang berpengaruh di dalamnya agar pengajuan bisa segera diproses dan disetujui. 

Selain KUR BRI, terdapat pula alternatif lain yang bisa dilakukan untuk mengembangkan usaha yakni mempercayakan pada gadaikendaraan.com

Tidak jauh berbeda dengan pinjaman konvensional, gadai kendaraan ini juga telah diakui secara resmi dan banyak menawarkan keuntungan menarik. 

Beberapa diantaranya yakni proses pengajuan dan mudah dan cepat, jangkauan pinjaman yang luas serta bunga yang ringan yakni 8,5% – 13% dengan tenor pelunasan mulai dari 11, 23 sampai 35 bulan.

Related Posts